Masyarakat Nias pada umumnya mempunyai sifat atau karakter yang sangat ulet,
cerdas dan pintar serta bermental bagaikan baja (pantang menyerah) dan inilah
nilai positif yang dimilikinya, sifat atau karakter tersebut muncul tanpa disadari mengingat garis keturunan masyarakat Nias itu pada umumnya adalah keturunan Raja (Razo Nidada Moroi Yawa) dan begitulah menurut ceritanya, percaya atau tidak tapi itulah sifat atau karakter yang sebenarnya.
Sifat atau karakter lain yang dimiliki oleh Orang Nias adalah, selalu mau menang dan benar sendiri dan inilah nilai negative yang dimilikinya, dan inipun tanpa disadarinya atau dengan kata lain dibawah alam kesadarannya, sebagai contoh adalah : orang-orang Nias yang ada diperantauan dan mereka tinggal disuatu daerah tertentu, dan dari sini anda jangan bingung kalau orang Nias yang tinggal didaerah tersebut selalu maunya itu harus dihormati dan bukan menghormati, dan yang sangat heboh lagi jika orang lain atau suku lain tinggal didaerahnya dia maka dengan tanpa syarat orang lain tersebut harus lebih dulu menghargai dan menghormati dia(orang Nias) dan kalau tidak maka orang lain tersebut dipukuli habis-habisan jika tidak menghormatinya dengan alasan melecehkan martabat dan kehormatannya sebagai sesepuh(Ono Zalawa).
Timbulnya sifat atau karakter negatif tersebut diakibatkan karena beberapa factor yaitu :
cerdas dan pintar serta bermental bagaikan baja (pantang menyerah) dan inilah
nilai positif yang dimilikinya, sifat atau karakter tersebut muncul tanpa disadari mengingat garis keturunan masyarakat Nias itu pada umumnya adalah keturunan Raja (Razo Nidada Moroi Yawa) dan begitulah menurut ceritanya, percaya atau tidak tapi itulah sifat atau karakter yang sebenarnya.
Sifat atau karakter lain yang dimiliki oleh Orang Nias adalah, selalu mau menang dan benar sendiri dan inilah nilai negative yang dimilikinya, dan inipun tanpa disadarinya atau dengan kata lain dibawah alam kesadarannya, sebagai contoh adalah : orang-orang Nias yang ada diperantauan dan mereka tinggal disuatu daerah tertentu, dan dari sini anda jangan bingung kalau orang Nias yang tinggal didaerah tersebut selalu maunya itu harus dihormati dan bukan menghormati, dan yang sangat heboh lagi jika orang lain atau suku lain tinggal didaerahnya dia maka dengan tanpa syarat orang lain tersebut harus lebih dulu menghargai dan menghormati dia(orang Nias) dan kalau tidak maka orang lain tersebut dipukuli habis-habisan jika tidak menghormatinya dengan alasan melecehkan martabat dan kehormatannya sebagai sesepuh(Ono Zalawa).
Timbulnya sifat atau karakter negatif tersebut diakibatkan karena beberapa factor yaitu :
- Orang Nias selalu menganggap dirinya turunan Raja sehingga patut dihargai dan dihormati (begitulah menurutnya),
- Karena adanya suatu semboyan yang mengatakan “Lebih Baik Mati Dari Pada Malu” (begitulah pemahaman terhadap budayanya),
- Menganggap dirinya benar dan suci karena ke Kristenannya atau dengan kata lain Kristen Turunan (begitulah pemahaman dan pengertiannya terhadap Agama yang dianutnya).
Secara umum bahwa sifat atau karakter diatas hanya dimiliki oleh
beberapa negara didunia seperti Negara Amerika Serikat sebagai Negara
Adidaya, dan harus dimaklumi karena Negara tersebut adalah Negara yang
sangat kaya dari berbagai segi diatas permukaan bumi ini, akan tetapi
bagi kita sebagai Orang Nias menjadi dilema didalam berbagai segi
kehidupan social karena,
- Daerah kita hanyalah salah satu daerah yang sangat kecil yang tidak sebanding denganNegara Amerika,
- Masyarakat atau orang-orang Nias yang sangat begitu melarat, miskin dan sangat jauhdibawah garis kemiskinan atau jelas tidak sama dengan Amerika.
Dan sebagai jawaban agar bisa menjadi POWER adalah, dengan memoles atau
memodifikasi sedikit karakter negativenya sehingga menjadi hal yang
positive seperti,
- Hidup saling mendahulukan menghargai dan menghormati, karena kita adalah Turunan Raja diatas Segala Raja(Tuhan Kita Yesus Kristus),
- Pakailah semboyan yang mengatakan “Lebih Baik Hidup Dari Pada Mati” dan jangan pakai lagi semboyan lama yang mengatakan Lebih Baik Mati Dari Pada Malu karena semboyan tersebut adalah semboyan yang dapat membawa kesengsaraan dan Maut,
- Taati dan jadilah pelaku Firman Tuhan yang setia.
Demikian ulasan ini dan semoga dapat bermafaat bagi kita semua untuk
menuju pintu kesuksesan mulai dari sekarang dan dimasa yang akan datang,
semoga dimuat pak moderator. Ya’ahowu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar